Tampilkan postingan dengan label Kutipan Novel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kutipan Novel. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Desember 2012

Sang Pemimpi

Cinta yang patah berkeping-keping karena pengkhianatan yang paling menyakitkan? Bukan.
Cinta yang dipaksa putus karena berbeda harta benda, dan agamakah yang paling menyesakkan? Masih bukan.
Cinta yang menjadi dingin karena penyakit, aniaya, atau bosankah yang paling menyiksa? Juga bukan.
Atau, cinta yang terpisahkan samudra, lembah, dan gunung-gemunung yang paling pilu? Bukan juga.
Bagaimanapun pedih dilalui kedua sejoli dalam empat keadaan itu mereka masih dapat saling mencinta atau saling membenci.

Namun, yang paling pedih adalah cinta yang tak peduli. Karena itu, seorang filsuf yang siang malam merenungkan seni mencinta telah menulis love me or hate me, but spare me with your indifference, maksudnya kurang lebih: cintai aku atau sekalian benci aku, asal jangan abaikan aku.

-Andrea Hirata-

Sabtu, 24 November 2012

Rembulan Tenggelam di Wajahmu

Begitulah kehidupan, Ada yang kita tahu, ada pula yang tidak kita tahu.Yakinlah, dengan ketidak-tahuan itu bukan berarti Tuhan berbuat jahat kepada kita. Mungkin saja Tuhan sengaja melindungi kita dari tahu itu sendiri.

-Tere Liye-

Raksasa dari Jogja

Laki-laki yang menyakiti wanita sama saja menyakiti wanita yang telah melahirkannya ke dunia. Tuhan menghitung setiap tetesan air mata kesedihan, dan akan menggantinya dengan jutaan kebahagiaan.

-dwitasari-